Nasyrah

Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Ramadhan Yang Penuh Berkah Tahun 1439 H

Keterangan Pers

Pengumuman Hasil Monitoring Hilal Ramadhan Yang Penuh Berkah Tahun 1439 H

 

 

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk:

﴿شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (TQS al-Baqarah [2]: 185).

 

Segala puji hanya bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah dan kepada keluarga beliau, para sahabat beliau dan siapa yang loyal kepada beliau serta orang yang mengikuti beliau sehingga dia menyusuri langkah beliau, menjadikan akidah islamiyah sebagai asas pemikirannya dan menjadikan hukum-hukum syara’ sebagai standar perbuatannya dan sumber untuk hukum-hukumnya. Amma ba’du.

Imam al-Bukhari telah mengeluarkan di dalam Shahih-nya dari jalur Muhammad bin Ziyad, ia berkata: aku mendengar Abu Hurairah ra berkata: Nabi saw atau Abu al-Qasim saw bersabda:

«صوموا لِرُؤيتِهِ وأَفْطِرُوا لرؤيتِهِ فإنْ غُـبِّيَ عليكم فأَكْمِلُوا عِدَّةَ شعبانَ ثلاثين»

“Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah kalian karena melihat hilal dan jika tertutup mendung bagi kalian maka genapkanlah hitungan bulan Sya’ban tiga puluh hari”.

 

Setelah memonitor hilal Ramadhan yang penuh berkah pada malam ini, malam Selasa, maka tidak terbukti telah terlihat hilal dengan rukyat syar’iy. Atas dasar itu maka besok Rabu adalah penggenapan untuk bulan Sya’ban, insya’a Allah, dan lusa Kamis adalah hari pertama bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Wahai saudara-saudara yang saya cintai:

Bulan yang mulia lagi penuh berkah ini menaungi kita sementara kita menyaksikan berkerumunnya kaum kafir memperebutkan kita. Dan bersama mereka para penguasa buruk dari generasi kita. Mereka bersegera dalam mendukug kaum kafir dalam makar mereka menentang Islam dan pemeluknya.  Hal itu mengingatkan kita kepada hadits shahih di mana Rasulullah saw bersabda:

«يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا» فَقَالَ قَائِلٌ: وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ؟ قَالَ: «بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ» فَقَالَ قَائِلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَا الْوَهْنُ؟ قَالَ: «حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ»

Hampir tiba dimana umat-umat saling memanggil untuk melawan kalian sebagaimana orang-orang saling memanggil untuk menyantap hidangannya.  Salah seorang bertanya: apakah karena sedikitnya kami ketika itu?  Rasul menjwab: bahkan kalian pada hari itu banyak akan tetapi kalian laksana buih dilautan dan sungguh Allah mencabut ketakutan dan kegentaran terhadap kalian dari dada musuh kalian dan Allah tanamkan di hati kalian al-wahn.  Salah seorang bertanya: apakah al-wahn itu ya Rasulullah? Beliau menjawab: cinta dunia dan membenci kematian (HR Abu Dawud dan Ahmad).

 

Hanya saja kita juga mengetahui bahwa Ramadhan merupakan bulan kesabaran, dan sabar adalah kunci bagi jalan keluar. Kita menghadirkan dalam ingatan kita hadits yang telah diriwayatkan oleh imam al-Bukhari rahimahullah: dari Abu Abdillah Khabab bin al-Arat ra, ia berkata:

«شَكَوْنَا إِلَى رسولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهُو مُتَوسِّدٌ بُردةً لَهُ في ظلِّ الْكَعْبةِ، فَقُلْنَا: أَلا تَسْتَنْصرُ لَنَا أَلا تَدْعُو لَنَا؟ فَقَالَ: قَد كَانَ مَنْ قَبْلكُمْ يؤْخَذُ الرَّجُلُ فيُحْفَرُ لَهُ في الأَرْضِ فيجْعلُ فِيهَا، ثمَّ يُؤْتِى بالْمِنْشارِ فَيُوضَعُ علَى رَأْسِهِ فيُجعلُ نصْفَيْن، ويُمْشطُ بِأَمْشاطِ الْحديدِ مَا دُونَ لَحْمِهِ وَعظْمِهِ، مَا يَصُدُّهُ ذلكَ عَنْ دِينِهِ، واللَّه ليتِمنَّ اللَّهُ هَذا الأَمْر حتَّى يسِير الرَّاكِبُ مِنْ صنْعاءَ إِلَى حَضْرمْوتَ لاَ يخافُ إِلاَّ اللهَ والذِّئْبَ عَلَى غنَمِهِ، ولكِنَّكُمْ تَسْتَعْجِلُونَ»

“Kami mengadu kepada Rasulullah saw dan beliau sedang berbantalkan Burdah beliau di bawah Ka’bah, kami katakan: “tidakkah Anda meminta pertolongan untuk kita, tidakkah Anda berdoa kepada Allah untuk kita?. Beliau bersabda: “dahulu lelai dari orang sebelum kalian, digali untuknya galian di tanah lalu dia dibenamkan di dalamnya, lalu didatangkan gergaji dan diletakan atas kepalanya dan membelahnya menjadi dua bagian, dan itu tidak memalingkannya dari agamanya, dan dia disisir dengan sisir besi, yang memisahkan daging dari tulang atau saraf, tetapi itu tidak memalingkannya dari agamanya. Demi Allah, sungguh Allah menyempurnakan perkara ini hingga seorang pengendara berjalan antara Shana’a ke Hadramaut, dia tidak takut kecuali kepada Allah dan serigala atas dombanya, akan tetapi kalian tergesa-gesa”.

 

Ini adalah janji Allah SWT atas peneguhan kekuasaan dan pertolongan/kemenangan untuk agama-Nya meski setelah beberapa waktu. Dan tidak ada bagi kita kecuali percaya kepada Allah SWT dan bersabar serta teguh dalam ketaatan kepada-Nya seraya bergembira dengan terealisasinya janji Allah SWT tanpa ragu atau bimbang. Tiada Allah SWT menyalahi janji-Nya. Dia adalah Al-Haq dan janjinya adalah haq.

Dan kami di Hizbut Tahrir menyeru umat Islam seluruhnya agar mengambil sikap agung yang membuat ridha Rabb mereka, membebaskan tanggungan mereka dan membebaskan mereka dari dosa besar dan konspirasi besar, sikap yang menghilangkan kotoran dari pundak mereka dan mengembalikan kemuliaan ke seluruh penjuru negeri mereka…

Kami menyeru kaum Muslim agar meletakkan tangan mereka bergandengan dengan tangan-tangan kami di Hizbut Tahrir yang mengarungi pergolakan intelektual dan perjuangan politik yang sengit, dan membongkar rencana-rencana barat yang konspiratif dan menjelaskan kepada Anda jalan Islam yang lurus. Mudah-mudahan Allah menuliskan melalui tangan-tangan kami dan tangan-tangan Anda semua, kemenangan dan peneguhan kekuasaan dengan tegaknya daulah al-Khilafah ar-Rasyidah yang megikuti manhaj kenabian. Dan mudah-mudahan Allah SWT menuliskan melalui tangan Amir Hizbut Tahrir al-‘alim al-jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah kemenangan yang gemilang, sehingga Anda membaiatnya sebagai khalifah Anda di atas Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya yang mulia saw, dan Anda tegakkan daulah al-Khilafah dan di dalamnya ada syariah Allah yang lurus, dan Anda mengemban dakwah Islam sebagai mercusuar petunjuk untuk umat manusia seluruhnya.

Dan wahai para perwira tentara kaum Muslim, ketahuilah bahwa Allah SWT pasti menolong agama-Nya, jika tidak melalui tangan-tangan Anda maka melalui tangan-tangan orang-orang mukhlis selain Anda yang Allah memuliakan mereka dengan kemuliaan menolong agama-Nya. Maka jangan Anda luputkan kemuliaan agung ini. Bergabunglah ke barisan umat niscaya Anda meraih keberhasilan dengan keridhaan Allah dan kemuliaan dunia dan akhirat.

Sebagaimana membahagiakan saya untuk menyampaikan ucapan selamat saya, ucapan selamat Direktur Maktab I’lami Markazi Hizbut Tahrir dan seluruh aktifisnya kepada Amir Hizbut Tahrir al-‘alim al-jalil Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah dan kepada seluruh kaum Muslim dengan datangnya bulan mulia ini, seraya memohon kepada Allah SWT agar menjadikan kita termasuk orang-orang bertakwa bulan penuh ampunan dan kebaikan ini. Sebagaimana kami memohon kepada Allah SWT agar menyampaikan kita kepada malam Lailatul Qadar dan menganugerahi kita dengan pahalanya…

Ya Allah Rabb langit dan bumi, muliakanlah kami dengan baiat khalifah kaum Muslim di dalam al-Khilafah ar-Rasyidah kedua yang mengikuti manhaj kenabian, dalam waktu dekat dan segera tanpa tertunda…

Allahumma amin, amin, amin.

 

 

Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.

 

Malam Rabu, penggenapan untuk bulan Sya’ban 1439 H

 

Dr. Utsman Bakhasy

Direktur Maktab I’lami Markazi

Hizbut Tahrir

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close