Perkataan Ulama

KAFIR DZIMMI SAJA BILA MENGHINA RASULULLAH MENJADI BATAL PERJANJIANNYA DAN HALAL DARAHNYA, APALAGI KAFIR HARBI?

Al-Imam Asy-Syafi’i (w. 204 H) di kitab Al-Umm nya memberikan contoh redaksi surat Khalifah terkait akad dzimmah dengan seorang atau sekelompok kafir yang mengajukan permohonan menjadi Ahludz Dzimmah (Kafir Dzimmi). Di antara isi persyaratannya adalah:

… ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺃﺣﺪا ﻣﻨﻜﻢ ﺇﻥ ﺫﻛﺮ ﻣﺤﻤﺪا – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺃﻭ ﻛﺘﺎﺏ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﺃﻭ ﺩﻳﻨﻪ ﺑﻤﺎ ﻻ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﺬﻛﺮﻩ ﺑﻪ، ﻓﻘﺪ ﺑﺮﺋﺖ ﻣﻨﻪ ﺫﻣﺔ اﻟﻠﻪ ﺛﻢ ﺫﻣﺔ ﺃﻣﻴﺮ اﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺟﻤﻴﻊ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻧﻘﺾ ﻣﺎ ﺃﻋﻄﻲ ﻋﻠﻴﻪ اﻷﻣﺎﻥ ﻭﺣﻞ ﻷﻣﻴﺮ اﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻣﺎﻟﻪ ﻭﺩﻣﻪ ﻛﻤﺎ ﺗﺤﻞ ﺃﻣﻮاﻝ ﺃﻫﻞ اﻟﺤﺮﺏ ﺩﻣﺎﺅﻫﻢ.

“… dan menyetujui apabila salah seorang di antara kalian menyebut Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, Al-Quran, atau Islam dengan sebutan yang tidak pantas (melecehkan), maka menjadi hilang perlindungan Allah atasnya, juga perlindungan Amirul Mukminin (Khalifah), dan seluruh kaum muslim. Dan dengan begitu jaminan keamanan yang kuberikan padanya dinyatakan batal. Untuk kemudian darah dan hartanya menjadi halal bagi Amirul Mukminin (khalifah) sebagaimana halalnya harta serta darah kaum kafir harbi.”

Lalu beliau menjelaskan:

فهذه الشروط لازمة إن رضيها فيها وإن لم يرضها فلا عقد له ولا جزية.

“Syarat-syarat ini jika dia setuju maka bersifat mengikat baginya, jika tidak setuju maka tidak ada akad dzimmah dengannya dan tidak diterima jizyah darinya.”

Dikutip oleh:

Al Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah di kitab nya Ahkâm Ahl Adz-Dzimmah, (Kairo: Dar Al Hadits) hlm 546

#KhilafahAjaranIslam
#IslamRahmatanLilAlamin

(Ustaz Azizi Fathoni)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close